SelaMat DatanG dI Blogg CoRetaN Lare NgaPak

Selasa, 31 Agustus 2010

Di UjunG BeNua

aku melihatmu di bilah benua

dengan sejuta senyum yang enggan menua

bagai prasasti

tentang sebuah pena yang terbujur kaku



aku tersenyum di pelupuk mata

dengan bias airmata terahir

semua beriringan searah ancaman

yang kini terukir dalam bongkah batu perpisahan



mungkin kata-kata tak mampu membungkam jarak

dan kini hati telah lapuk

mencumbu impian yang melingkari

namun bersamamu aku akan tetap tersenyum



di ujung benua

akan ku taruh rindu di ruang hampa

diantara cinta yang berserakan tak tertata



pelukan ini biarlah merekah

bagai mawar hitam menyambut pagi

dan sejuta titik yang mengelilingi

semua akan menjadi hiasan sebuah pertemuan



kau disana

yang sedang bersandar menanti senja

usaplah airmatamu

yang menetes tak menentu

karena semua itu melumatkanku



esok di ujung benua

aku akan selalu berpijak

dalam sebuah penantian. . . .bersamamu. . .

bersama janji sebuah persimpangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar