Rapuh tubuh ini DaLaM lembaran sujud
Rapuh raga ini DaLaM melangkah
Rapuh qalbu ini DaLaM Munajat
Rapuh tubuh ini DaLaM kesendirian
Dalam keresahan
air mata mengalir
tergores Qalbu
dalam dekapan pagi yang syahdu
Hembusan angin
membawakan sejak-sejak kata
Kertas Pena dan Pisau
akan menuliskan kata
Puisi tak pernah sendiri
Ia mengajak pena, kata, dan pisau
untuk selalu menemani
Selembar kertas tewas di tangan penyair
Mereka bersulang doa
ahhai ada insan melukis air mata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar