SelaMat DatanG dI Blogg CoRetaN Lare NgaPak

Selasa, 31 Agustus 2010

Di UjunG BeNua

aku melihatmu di bilah benua

dengan sejuta senyum yang enggan menua

bagai prasasti

tentang sebuah pena yang terbujur kaku



aku tersenyum di pelupuk mata

dengan bias airmata terahir

semua beriringan searah ancaman

yang kini terukir dalam bongkah batu perpisahan



mungkin kata-kata tak mampu membungkam jarak

dan kini hati telah lapuk

mencumbu impian yang melingkari

namun bersamamu aku akan tetap tersenyum



di ujung benua

akan ku taruh rindu di ruang hampa

diantara cinta yang berserakan tak tertata



pelukan ini biarlah merekah

bagai mawar hitam menyambut pagi

dan sejuta titik yang mengelilingi

semua akan menjadi hiasan sebuah pertemuan



kau disana

yang sedang bersandar menanti senja

usaplah airmatamu

yang menetes tak menentu

karena semua itu melumatkanku



esok di ujung benua

aku akan selalu berpijak

dalam sebuah penantian. . . .bersamamu. . .

bersama janji sebuah persimpangan

Malaikat Juga Tau

Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati

Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri

Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Kupercaya diri
Cintaku yang sejati

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Kau selalu meminta terus kutemani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Tak relakan ku pergi
Karna tak sanggup sendiri

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu Aku kan jadi juaranya.

Ayah Yang Menakjubkan

Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya,
menghadapi lebih sedikit kesulitan,
lebih tidak tergantung pada siapapun
dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.

Ayah hanya menyuruhmu mengerjakan pekerjaan yang kamu sukai,
Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil,
tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.

Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.
Ayah selalu tepat janji!
Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun
ajakanmu untuk pergi memancing sebenarnya lebih menyenangkan.

Ayah akan tetap memasang kereta api listrik mainanmu selama
bertahun-tahun, meskipun kamu telah bosan,
karena ia tetap ingin kamu main kereta api itu.

Ayah selalu sedikit sedih
ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-temanmu,
karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.

Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu),
tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.
Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan
bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil,
seperti mengapung di atas air setelah ia melepaskanya.

Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu
mencarinya.

Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia
tampak lucu dan menyayangi.

Ayah sulit menghadapi rambutnya yang mulai menipis....jadi dia
menyalahkan tukang cukurnya menggunting terlalu banyak di puncak
kepala *_~

Ayah akan selalu memelihara janggut lebatnya, meski telah memutih,
agar kau bisa "melihat" para malaikat bergelantungan di sana dan agar
kau selalu bisa mengenalinya.

Ayah selalu senang membantumu menyelesaikan PR, kecuali PR matematika
terbaru.

Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup
Ayah benar-benar senang membantu seseorang... tapi ia sukar meminta
bantuan.

Ayah terlalu lama menunda untuk membawa mobil ke bengkel, karena ia
merasa dapat memperbaiki sendiri segalanya.

Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah.
Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia
sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan
rumit itu.
Dan hasilnya?... .mmmmhhh..." tidak terlalu mengecewakan" ^_~
Ayah akan sesumbar, bahwa dirinyalah satu- satunya dalam keluarga yang
dapat memasak tumis kangkung rasa barbecue grill. *_~

Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia
bisa belajar dengan cepat.

Ayah sangat senang kalau seluruh keluarga berkumpul untuk makan
malam...walaupun harus makan dalam remangnya lilin karena lampu mati.

Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk
membuatmu senang tapi tidak takut.

Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu
dibahunya, ketika pawai lewat.

Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan
tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.

Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau
memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan
rasa tidak setujunya.

Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal
menunggumu di depan rumah dengan sepeda tuanya, untuk mengantarkanmu
di hari pertama masuk sekolah

AYAH ITU MURAH HATI.....
Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang
kamu butuhkan.... .
Ia membiarkan orang-orangan sawahmu memakai sweater kesayangannya. ....
Ia membelikanmu lollipop merk baru yang kamu inginkan, dan ia akan
menghabiskannya kalau kamu tidak suka.....
Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin
bicara...

Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap
semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa
banyak kerutan di dahinya....
Bahkan dia akan senang hati mendengarkan nasehatmu untuk menghentikan
kebiasaan merokoknya.. ..
Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya
disekeliling beban itu....

Ayah akan berkata ,, tanyakan saja pada ibumu"
Ketika ia ingin berkata ,,tidak"
Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika
anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin
Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya
kepergok menghisap rokok dikamar mandi.
Ayah mengatakan ,, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu
sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan"

Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan
sesuatu persis seperti caranya....
Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri....
Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau
meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak
akan pernah bisa melepaskannya.

Ayah mengira seratus adalah tip..
Seribu adalah uang saku..
Gaji pertamamu terlalu besar untuknya...
Ayah tidak suka meneteskan air mata ....
ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama
kalinya,dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya
(ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis)

ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa
takutmu...ketika kau mimpi akan dibunuh monster...
tapi.....ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang
malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar
selama hampir satu bulan.

Kalau tidak salah ayah pernah berkata :
" kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi,
janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak,
tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya.
Begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu,jika kau ingin
mendaptkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang
Menciptakannya"

Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan:
"Jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku,
pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang
lebih baik dari ibumu, berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku,
daripada apa yang yang telah ku beri padamu"

Dan Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan :
"Jangan cengeng meski kau seorang wanita,
Jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak
!Laki-laki yang lebih bisa melindungimu melebihi perlindungan Ayah,
tapi jangan pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu"

Ayah bersikeras,bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik
daripada kamu dulu....
Ayah bisa membuatmu percaya diri...
karena ia percaya padamu...
Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba
melakukan yang terbaik....
Dan terpenting adalah...
Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Allah, bahkan dia akan
membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena
diapun mencintaimu karena cintaNya.

Jazakallah bil jannah untuk setiap peluh yang kau teteskan, untuk
setiap kerut dahimu yang tak sempat kuhitung,
untuk setiap jaga sepanjang malam ketika aku sakit dan ketika kau merindukanku,
untuk tumis kangkung paling lezat sedunia,
untuk tempat duduk terbaik di bahumu yang begitu kekar ketika aku ingin melihat pawai,
untuk tetes "air mata laki-laki "yang begitu mahal ketika kau khawatirkan aku,
untuk kepercayaanmu padaku, meski seringkali ku hianati.
Tak akan pernah bisa terbalas segalanya,
kecuali dengan.......jazakallah bil jannah,
" semoga Allah mengganti semuanya dengan syurga,
semoga bisa kubayar dengan syurga yang Allah beri,
semoga...... .."


dari sebuah blog poenya Zahra

Sabtu, 28 Agustus 2010

Rapuh

Rapuh tubuh ini DaLaM lembaran sujud

Rapuh raga ini DaLaM melangkah

Rapuh qalbu ini DaLaM Munajat

Rapuh tubuh ini DaLaM kesendirian


Dalam keresahan

air mata mengalir

tergores Qalbu

dalam dekapan pagi yang syahdu


Hembusan angin

membawakan sejak-sejak kata

Kertas Pena dan Pisau

akan menuliskan kata

Puisi tak pernah sendiri

Ia mengajak pena, kata, dan pisau

untuk selalu menemani

Selembar kertas tewas di tangan penyair

Mereka bersulang doa

ahhai ada insan melukis air mata.

Jumat, 27 Agustus 2010

Dikesendirianku



Aku teringat masa dimana aku bersama ayah ke Ladang, membersihkan rumput, menanam jagung dan padi, memupuk dan membersihkan hama, pulang memetik sayuran dan memancing Ikan, mengambil Keong yang tersebar di sepanjang perjalanan pulang sejauh 7 Km berjalan. AKu teringat dan semakin rindu saja

Aku menagis, teringat ayah dan ibu di jauh sana Semangatmu tak pernah pudar, meski tubuhmu semakin renta Tiap hari kau sebut nama anakmu Engkau daoakan, agar sehat dan selamat Kau tak pernah memikirkan diri sendiri, yang kau pikir hanya kesuksesan anakmu Maafkan aku anakmu yang banyak salah ini, belum bisa berbakti, apalagi membahagiakanmu Maafkan, Aku hanya bisa menagis, dan menagis Rindu sekali pada ayah dan Ibu

Janji Ngehe

Katanya sih dibelakang meja bilang
semua terkendali kemakmuran bersama
Bohongggggg

Ternyata tidak hingga saat ini sama seperti yang pernah ada
Mestinya kan jadi lebih baik
Karna pernah mengalami yang terjadi
ngeheeeeee

Sempat ku bertanya apakah punya naluri dan sedikit rasa dan aku cuma bisa 

Mau janji apa lagi bulsit
Hingga saat ini ngga ada bukti
Ngeheeeeee

Mau janji apalagi bulsit
Janji ya tinggal janji

Rabu, 25 Agustus 2010

Menunggu pagi


Ketika malam datang,langit begitu kelam.
Yang kurasakan hanya kesunyian,
dan dinginnya angin malam yang begitu mencekam.
Bulan dan bintang pun mengumpat dibalik awan.

Aku merindukan pagi hari,
Merasakan kesejukan embun pagi,
Kehangatan sang mentari,
Mendengar kicau burung yang mendamaikan hati,
Dan dapat kulihat indahnya pelangi,
Mewarnai langit biru,,,,,,,
Tapi, Haruskah terlebih dulu memejamkan mataku????
Aku takut tak bisa bangun lagi dari tidurku dan melewati mimpi buruk itu?